My Tweet My Tweet My Tweet Google Plus My youtube

Kamis, 21 Juli 2011

Mengembangkan Sumber daya organisasi dalam perusahaan

Bagikan Artikel ini:
Organisasi yang inovatif membangun mulai dari apa yang sudah dimiliki (avoid reinventing the wheel) di antara sumberdaya di bawah ini. Sumber daya tersebut adalah aset bagi organisasi, sejauh mana proses inovasi dalam organisasi mampu mengidentifikasi dan mengelolanya.

Daftar Sumber daya Organisasi
1. Intellectual Property
2. Access to information
3. Technology
4. Marketing and Sales
5. Time
6. Distribution
7. Customers
8. Suppliers
9. Production Capability
10. Operating Facilities
11. Finance


Manusia/People

Manusia adalah sumber daya paling penting (asset) bagi organisasi, namun juga merupakan sumber daya paling sulit dikelola. Mereka yg berpartisipasi ke dalam proses inovasi ini, memiliki latar belakang yang berragam: disiplin, etnis, filosofi hidup, aspirasi dan banyak hal lagi yang perbedaan. Tujuannya bukan membuat satu media yang hany ajadi tempat berkumpul, namun lebih kepada satu tujuan dengan berbagai karakteristik dan kompetensi.

Mengelola sumber daya manusia, bila tidak tepat akan menjadi beban masa depan. Bilamana Manajer hanya mementingkan kebutuhan pendek saat ini, maka jumlah karyawan yang banyak akan membawa kewajiban-kewajiban untuk mempromosi mereka, dan segala permasalahannya di masa depan.

Menambah jumlah karyawan bukanlah solusi permasalahan, sebab jumlah yang banyak justru akan membawa masalah yang banyak pula. Saat ini, para Manajer berpikir bagaimana membuat organisasi tetap ramping namun produktivitas semakin tinggi.

1. Intellectual property
Kekayaan intelektual tersebut bisa berupa memo direksi, gambar teknik, hasil penelitian laboratorium, tes data, masukan-masukan customer, dan berbagai dokumentasi formal lainnya

Pengetahuan yang dihasilkan oleh organisasi dari pengalaman kerja sehari-hari adalah aset bagi organisasi. Hanya saja organisasi kadang lupa akan hal-hal sebagai berikut:
• Bagaimana organisasi memanfaatkan kekayaan intelektualnya ini?
• Bagaimana organisasi mengkomuniksasikan dan menerapkannya dari contoh keberhasilan satu unit kepada unit lainnya?
• Bilamana manajemen menekankan pentingnya mengadopsi best practice ketika dibutuhkan?

Tidak mudah menjawab pertanyaan-perrtanyaan tersebut, namun organisasi harus memandang bahwa kekayaan intelektual adalah asset bagi organisasi.

2. Access to Information
Organisasi tidak lagi segan untuk menanam investasi untuk mengembangkan system informasinya. Namun masalahnya adalah apakah system tersebut dapat menjawab kebutuhan informasi real time?
Apakah mereka butuh laporan penjualan yang real time? Bilamana mereka memiliki informasi semacam itu, apakah mereka dapat menggunakannya?

Di satu sisi, karyawan merasa tidak mudah mendapatkan data untuk pekerjaanya. Di sisi lain, mereka sebenarnya tidak tahu betul, data mana yang efektif bermanfaat bagi pekerjaanya.

Pada akhirnya, Organisai harus memiliki system yang dapat mentransformasikan data menjadi informasi yang berguna bagi pekerjaan dan prestasi organisasi itu sendiri.

3. Technology
Banyak definisi tentang Teknologi. Teknologi adalah pengetahuan yang melekat pada produk/jasa dan proses, mencakup pengetahuan tentang bagaimana menciptakan, memproduksi, mereproduksi, dan memanfaatkan produk dan proses itu.

Teknologi adalah alat untuk menambah nilai dalam proses, dia adalah juga asset organisasi yang mendorong inovasi.
Teknologi berkembang sangat pesat, namun mengganti cara kerja lama dengan teknologi baru serta merta dan mendadak bukanlah keputusan yang bijaksana, karena cara tradisional masih mungkin lebih tepat bagi organsasi.

4. Marketing and Sales
Bila Inovasi=Invention+Komersialisasi, maka ada sesuatu yang berhasil dijual atau sesuatu tindakan yang dilaksanakan agar terjadi inovasi. Inovator harus memahami peran marketing dan sales sehingga suksesnya inovasi.

Tipe inovasi akan berpengaruh kepada metode dan teknik dari marketing dan sales. Misalnya incremental innovation, akan membawa sedikit kesulitan saja pada pengaruhnya ke produk, namun bagaimanapun kecil perubahannya, marketing dan sales tetap harus memberikan sosialisasi atau pelatihan kepad customer lamanya.

5. Time
Waktu adalah sumberdaya yang tidak bisa diputar ulang, oleh karena itu memanfaatkan waktu untuk inovasi adalah hal penting mencakup batas waktu pengambilan keputusan.

Waktu mencakup: Time, timing dan siklus waktu. Ketiga aspek waktu ini bekerja secara interaktif, kolektif, dan bekerja bersama-sama.

6. Distribution
Sistem distribusi mencakup 3 fungsi berbeda:
1. Cara yang dipilih organisasi menjual produknya
2. Fasilitas fisik yang mampu memindahkan produk dari gudang kepada customer
3. Custome service

Organisasi menjual produknya melalui direct sales, representative, dealer, distributor, dan berbagai kombinasi di antaranya. Hal ni semua membutuhkan investasi sumberdaya organisasi berupa: uang, waktu dan energi.

7. Customers
Customer dapat memberikan masukan berharga terutama untuk kritik perbaikan terhadap produk dan proses yang sedang berjalan. Jangan berharap banyak dari customer untuk inovasi. Namun saran-saran customer akan menjadi sangat berarti bagi organisasi hanya bila organisasi memahami customernya.

Organisasi memahami customer melalui kebutuhannya, dan juga dari bagaimana customer memanfaatkan produk atau jasa yang dipakainya. Memahami customer juga mencakup: relationship, pembayaran tepat waktu, bisnis customer, segmentasi customer, latar belakangnya, local/nasional atau internasional.


8. Suppliers
Supplier telah menjadi penyedia sumberdaya lama sebelum populernya downsizing dan outsourcing. Ketika outsourcing menjadi idaman, maka hampir setiap fungsi manajemen bisa jadi di-outsourced seperti misalnya: research, development, engineering, marketing, sales dan distribusi.

9. Production Capability
Sumberdaya organisasi termasuk fasilitas dan ketrampilan produksi. Keduanya merupakan faktor pendorong inovasi.

10. Operational Facilities
Fasilitas kerja operasional adalah merupakan sumberdaya organisasi yang akan banyak menghemat waktu untuk mendorong inovasi. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain: computer, mesin foto copy, fax, peralatan-peralatan komuniaksi lainnya.

11. Finance
Keuangan adalah sumberdaya organisasi merupakan investasi yang dibutuhkan inovator. Keuangan sangat dibutuhkan terutama untuk inovasi dengan tipe New-to-the-market dan Breakthrough.
Tipe inovasi tersebut membutuhkan banyak uang.

Baca juga materi lainnya:
Comments
0 Comments


Poskan Komentar

Semoga semua yang ada disini bisa bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada saran dan kritik silahkan tulis di Kotak Komentar. Terima kasih

Cari Artikel lainnya!

Custom Search

Sponsor